test

ikon2


 

ikon1


 

logo


 

dua

 Komunitas Meta Whale yang terhormat!

Hari ini menandai momen spesial bagi kita semua: tepat dua tahun lalu, koin kami diluncurkan. Perjalanan ini luar biasa, berevolusi dari MFS (Forcecoin) menjadi Holichain (HC), dan pada tanggal 1 Mei, kami akan memasuki era baru dengan percabangan dan perubahan merek menjadi CES (Whalebit).
Tonggak-tonggak yang Kami Banggakan
- Selama dua tahun terakhir, koin kami telah menunjukkan kinerja yang luar biasa. Dimulai dari 0,25 DAI, kami mencapai nilai yang mengesankan sebesar 22 DAI. Pencapaian ini berbicara sendiri.
- Koin ini menjadi satu-satunya koin di dunia kripto yang mempertahankan tren naik stabil selama lebih dari 144 jam berturut-turut, dimulai dari 2,78 DAI—suatu pencapaian yang patut mendapat pengakuan.
- Selama ini, kami tidak hanya memperkuat kepercayaan pengguna tetapi juga membangun fondasi yang kokoh untuk pengembangan lebih lanjut, perluasan ekosistem, dan pengenalan teknologi baru.
Masa Depan CES: Cakrawala Baru
Percabangan yang telah lama ditunggu-tunggu akan dimulai pada tanggal 1 Mei dan berakhir pada tanggal 10 Mei, di mana koin kami akan berganti nama menjadi CES. Perubahan ini tidak hanya mewakili nama baru, tetapi juga langkah signifikan menuju skalabilitas, pencatatan di bursa baru, dan peluncuran ekosistem yang diperbarui di mana setiap orang dapat menyadari potensi mereka dan berkontribusi pada pertumbuhan proyek.
Kami tengah aktif berupaya mendaftarkan CES di bursa-bursa terkemuka untuk meningkatkan aksesibilitas dan likuiditas bagi semua pelaku pasar. Kami tengah mengintegrasikan pasangan-pasangan perdagangan baru dan menciptakan peluang-peluang tambahan bagi para pedagang dan investor. Lebih jauh lagi, pada tanggal 10 Mei, Anda akan melihat koin CES kami di W-Dex—bursa terdesentralisasi milik kami sendiri.
Terima kasih
Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Anda semua! Dukungan, kepercayaan, dan partisipasi aktif Anda adalah kekuatan pendorong utama di balik kesuksesan kami. Bersama-sama, kita tidak hanya menciptakan sejarah; kita juga membentuk masa depan keuangan terdesentralisasi. Banyak pencapaian, inovasi, dan kemenangan baru menanti di depan.
Selamat ulang tahun, Meta Whale!
Maju ke tingkatan baru dengan CES!
bergabung di Meta Whale:
Semua tanggapan:
1

test

 saya sudah mengunduh 'de421bsp' skyfield buatkan kode pyton input tanggal dan jam sebuah tombol ouput data astronomi untuk mataari dan bulan meliputi deklinasi, sensiorekta, longitude, latitude, jarak daari bumi dalam earthraddi, semidiameter, parallax

ChatGPT bilang:

Berikut ini adalah contoh kode Python menggunakan Skyfield dan Tkinter GUI yang:

  • Menggunakan file ephemeris de421.bsp

  • Menerima input tanggal dan jam

  • Menampilkan tombol untuk proses

  • Menampilkan data astronomi Matahari dan Bulan, termasuk:

    • Deklinasi

    • Asensio Rekta (Right Ascension)

    • Lintang (Latitude)

    • Bujur (Longitude)

    • Jarak dari bumi dalam Earth Radii

    • Semidiameter

    • Paralaks


📦 Prasyarat

Sebelum menjalankan, pastikan kamu sudah menginstal pustaka berikut:

bash
pip install skyfield

🐍 Kode Lengkap

python
import tkinter as tk from tkinter import messagebox from skyfield.api import load, Topos from skyfield.units import Angle from datetime import datetime # Load ephemeris ephemeris = load('de421.bsp') earth = ephemeris['earth'] sun = ephemeris['sun'] moon = ephemeris['moon'] ts = load.timescale() def calculate(): try: dt_str = entry_date.get() dt = datetime.strptime(dt_str, "%Y-%m-%d %H:%M:%S") t = ts.utc(dt.year, dt.month, dt.day, dt.hour, dt.minute, dt.second) observer = earth for body, name in [(sun, 'Matahari'), (moon, 'Bulan')]: astrometric = observer.at(t).observe(body).apparent() ra, dec, distance = astrometric.radec() geo = astrometric.frame_latlon(earth) # Menghitung longitude dan latitude geosentrik lon = geo[1].degrees lat = geo[0].degrees # Jarak dari Bumi dalam Earth Radii distance_au = distance.au earth_radius_au = 6371.0 / 149597870.7 # km to AU distance_er = distance_au / earth_radius_au # Paralaks dan semidiameter if name == 'Bulan': semidiameter_deg = 0.2725 * (6371.0 / (distance.au * 149597870.7)) * (180 / 3.14159) parallax_deg = Angle(degrees=0.9507 / (distance_au / earth_radius_au)).degrees else: semidiameter_deg = 0.2666 # Approx for Sun in degrees parallax_deg = 0.0 # negligible for Sun results[name].set( f"{name}:\n" f"Deklinasi: {dec.degrees:.6f}°\n" f"Asensio Rekta: {ra.hours:.6f} jam\n" f"Bujur (geosentrik): {lon:.6f}°\n" f"Lintang (geosentrik): {lat:.6f}°\n" f"Jarak dari Bumi: {distance_er:.2f} Earth Radii\n" f"Semidiameter: {semidiameter_deg:.6f}°\n" f"Paralaks: {parallax_deg:.6f}°\n" ) except Exception as e: messagebox.showerror("Error", f"Input tidak valid:\n{e}") # GUI setup root = tk.Tk() root.title("Data Astronomi - Skyfield") tk.Label(root, text="Masukkan tanggal dan jam (YYYY-MM-DD HH:MM:SS):").pack() entry_date = tk.Entry(root, width=30) entry_date.insert(0, "2025-05-02 12:00:00") entry_date.pack() tk.Button(root, text="Hitung", command=calculate).pack(pady=10) results = { 'Matahari': tk.StringVar(), 'Bulan': tk.StringVar() } tk.Label(root, textvariable=results['Matahari'], justify='left', font=('Courier', 10)).pack(pady=5) tk.Label(root, textvariable=results['Bulan'], justify='left', font=('Courier', 10)).pack(pady=5) root.mainloop()

✅ Catatan:

  • Format input: "YYYY-MM-DD HH:MM:SS"

  • Jarak ditampilkan dalam satuan radius bumi (Earth Radii)

  • Nilai semidiameter dan paralaks untuk bulan dihitung kira-kira

Perlu tampilan tabel atau hasil disalin otomatis ke clipboard?

2/2
Anda bilang:
input tidak alid vektor sum
ChatGPT bilang:

Pesan “input tidak valid: vektor sum” biasanya muncul jika Skyfield gagal menghitung observasi karena objek belum diload dengan benar, atau karena kesalahan saat pemrosesan geometri posisi (misalnya .frame_latlon() dipakai tidak semestinya).

Untuk memperbaikinya:


✅ Solusi

Ganti bagian:

python
geo = astrometric.frame_latlon(earth) lon = geo[1].degrees lat = geo[0].degrees

dengan:

python
lat, lon, distance_geo = astrometric.subpoint() lat = lat.degrees lon = lon.degrees

🔄 Perbaikan Lengkap (bagian terkait):

python
# Posisi geosentrik (subpoint) subpoint = astrometric.subpoint() lat = subpoint.latitude.degrees lon = subpoint.longitude.degrees

Karena frame_latlon() digunakan untuk target non-Bumi, bisa menimbulkan error "vector sum" jika koordinatnya tidak sesuai kerangka referensi.


📌 Catatan

Jika kamu ingin mendapatkan longitude/latitude geosentrik, maka subpoint() adalah cara yang tepat — ini menghitung lokasi titik di permukaan Bumi di bawah objek langit tersebut (baik itu Matahari atau Bulan).

Mau saya kirimkan ulang seluruh script dengan perbaikannya?